Juergen Klopp memberi instruksi kepada James Milner pada pertandingan Liverpool vs Barcelona dalam semifinal Liga Champions di Stadion Anfield, 7 Mei 2019.
Juergen Klopp memberi instruksi kepada James Milner pada pertandingan Liverpool vs Barcelona dalam semifinal Liga Champions di Stadion Anfield, 7 Mei 2019. (AFP/OLI SCARFF)

KOMPAS.com – Pelatih Liverpool Juergen Klopp menilai kemenangan atas Barcelona di Liga Champions lebih bernilai daripada meraih trofi. Hal itu diutarakannya jelang laga pekan ke-38 Premier League – kasta tertinggi Liga Inggris – antara Liverpool vs Wolverhampton Wanderes, di Stadion Anfield, Minggu (12/5/2019). Laga Liverpool vs Wolves menjadi satu dari dua laga penentuan juara Liga Inggris musim ini. Pada saat bersamaan, penghuni peringkat pertama, Manchester City akan bertandang ke markas Brighton and Hove Albion. “Momen seperti ini (menang atas Barcelona) lebih bernilai dari sekadar perak. Musim ini merupakan tahun yang penuh dengan momen indah, momen indah sekaligus,” kata Klopp kepada wartawan. Baca juga: Guardiola Sebut Kesalahan Kecil Bisa Jadi Penentu Juara Liga Inggris “Menantikan pertandingan, menikmati pertandingan dan Selasa lalu (vs Barcelona) rasanya seperti lapisan gula di atas cake. Wow, itulah yang ingin kita tunjukan pada dunia bahwa inilah Liverpool,” lanjut Klopp. Man City dan Liverpool berselisih satu poin. Jika Liverpool menang atas Wolves, hal itu takkan berarti jika Man City juga menang atas Brighton. Jika Man City juara, maka skuad Josep Guardiola berhasil mempertahankan gelar juaranya musim lalu. Sedangkan bagi Liverpool, kegagalan jadi juara akan menjadi kelanjutan dari puasa panjangnya akan juara liga sejak 1990. Baca juga: Bek Muda Liverpool Yakin Timnya Raih Gelar Juara Musim Ini Khusus untuk Klopp, kegagalan meraih juara mungkin juga akan membuatnya makin disindir dengan julukan spesialis runner up. “Kita tidak bisa berbuat lebih banyak. Jika orang menilai saya karena tidak memenangkan sesuatu di masa lalu atau memenangkan sesuatu di masa depan, saya tidak dapat mengubahnya,” ucap Klopp. “Kami melakukan semua ini untuk hiburan. Orang-orang yang pergi (ke stadion) ke sana ingin pergi untuk menikmati pertandingan,” pungkas Klopp.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.