Insiden Bentrok Ormas, Pemkot-Polisi Pastikan Bandung Kondusif

Foto: Ilustrasi oleh Basith Subastian
Bandung – Keributan melibatkan anggota dua organisasi masyarakat (ormas) terjadi di Kota Bandung, Rabu (24/4/2019) kemarin. Kejadian tersebut menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam.

Wali Kota Bandung Oded M Danial telah mendapat laporan dari aparat kepolisian mengenai keributan tersebut. Namun menurutnya bentrokan itu sudah berhasil ditangani oleh pihak kepolisian.

“Saya langsung mendapat laporan dari kepolisian dan Dandim. Tadi malam terjadi gesekan antara PP (Pemuda Pancasila) dan Manggala. Itu semua setelah Pak Dandim, Polrestabes dan Kesbangpol sudah tangani dan sudah diislahkan (damaikan),” katanya di Balai Kota Bandung, Kamis (25/4/2019).

Oded juga menyatakan, kedua ormas sudah berkomitmen untuk berdamai. Namun proses hukum atas pelanggaran yang terjadi tetap berjalan sesuai dengan aturan berlaku.

“Para ketua sudah dipertemukan dan mereka siap untuk islah, tapi dalam konteks hukum terus berjalan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengimbau kepada semua pihak untuk bisa menahan diri. Dia bahkan mengajak semua ormas untuk ikut menjaga kondusifitas keamanan di Kota Bandung.

“Saya imbau, mengajak LSM apa pun menjadi LSM yang taat dan patuh aturan, menciptakan Bandung kondusif. Karena saya harap potensi masyarakat berkelompok itu positif,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Kapolrestabes Kota Bandung Kombes Pol Irman Sugema memastikan situasi keamanan Kota Bandung dalam keadaan kondusif. Pihaknya juga telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi keributan susulan.

“Tadi malam kita langsung tindak lanjuti. Setelah kami di lapangan temui kedua belah pihak duduk perkara jelas dan kesepakatan awal pimpinan ormas untuk berdamai. Kemudian kepada bawahannya, kepada anggotanya jelaskan duduk perkara akan ditangani pihak kepolisian,” ucapnya.
(mso/tro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.