Arsenal kepayahan saat menjamu Lazio (Marco Luzzani/Getty Images)

Arsenal kepayahan saat menjamu Lazio (Marco Luzzani/Getty Images)
Milan – Gennaro Gattuso tak menyangkal kalau AC Milan bermain buruk saat menjamu Lazio di semifinal Coppa Italia. Rossoneri kepayahan di kandang, dan akhirnya tersingkir.

Berbekal hasil 0-0 di laga away, Milan sebenarnya diuntungkan dan diunggulkan saat harus gantian menjamu Lazio. Tapi Suso dkk gagal memanfaatkan keunggulan main di depan pendukung fanatiknya di Stadion San Siro, mereka kalah 0-1 akibat gol Joaquín Correa pada menit 58.

Hasil ini memperpanjang rangkaian hasil buruk Milan dalam beberapa pekan terakhir. Milan gagal menang dalam lima pertandingan beruntun (D1 L4).

“Tak banyak yang kami kerjakan malam ini, kami kesulitan dalam menyerang dan saat bertahan. Kami tidak dapat ancaman berarti di babak pertama, tapi start kami lambat di paruh kedua dan membiarkan mereka menguasai lapangan dengan cepat,” ucap Gennaro Gattuso dikutip dari situs resmi Milan.

“Pada akhirnya, ini bukan penampilan yang ingin kami ingat. Saya lihat kalau kami merasa khawatir, dan itu menghancurkan sikap kami sendiri. Itu terlihat pada gol yang bersarang di gawang kami. Mental dan fisik, kami sangat kepayahan” lanjut Gattuso.

Milan akan mencoba bangkit saat bertamu ke Torino dalam lanjutan Liga Italiadi akhir pekan ini. Kemenangan jadi harga mati untuk Rossoneri jika ingin menjaga peluang lolos ke Liga Champions musim depan.

Dengan 56 poin dimiliki, Milan hanya unggul head to head atas Atalanta yang berada di bawahnya dengan poin sama. Sementara Roma (55), Torino (53) dan Lazio (52) membayangi di belakang dan siap sewaktu-watu menyodok ke empat besar. (din/mrp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.